Kuningan – KHATULISTIWATIPIKOR.com
Minggu 19 Juli 2026. Jamaah nahdliyin dan santri memadati momentum khidmat Haul Akbar Pondok Pesantren Pusat Talaga Bogo Darul Mubarok yang dirangkaikan dengan Yamaul Ijtima Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pasawahan. Acara ini menjadi bukti nyata sekaligus simbol kokohnya panji-panji Nahdlatul Ulama di Bumi Kuningan, Jawa Barat.
Mengusung tema sentral “Sapa sing ngurusi NU, bakalan diakui santri kula” (Siapa yang mengurus Nahdlatul Ulama, akan diakui sebagai santriku) sebuah dawuh legendaris dari pendiri NU, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, momentum ini berhasil membakar semangat khidmah para pengurus, santri, dan masyarakat yang hadir.
Poin-Poin Penting Momentum Kegiatan:
Merawat Tradisi, Memperkuat Jam’iyah: Rangkaian acara diisi dengan doa bersama (tahlil akbar), selawat, serta konsolidasi organisasi melalui forum Yamaul Ijtima untuk mempererat silaturahmi struktural dan kultural NU.
Spirit Dawuh Hadratussyaikh: Tema yang diangkat menjadi pengingat spiritual bagi seluruh warga NU di Kecamatan Pasawahan bahwa mengurus NU bukan sekadar berorganisasi, melainkan jalan berkhidmah yang diakui langsung oleh para ulama pendiri bangsa.
Poros Benteng Aswaja di Kuningan: Kehadiran Ponpes Pusat Talaga Bogo Darul Mubarok menegaskan peran pesantren sebagai episentrum kaderisasi dan benteng pertahanan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah di Kabupaten Kuningan.
Pernyataan Pimpinan Ponpes Pusat Talaga Bogo Darul Mubarok Kiyai Abdul Goni
“Tema ‘Sapa sing ngurusi NU bakalan diakui santri kula’ bukan sekadar jargon, melainkan janji spiritual yang menguatkan tekad kami. Kolaborasi antara Pondok Pesantren Pusat Talaga Bogo Darul Mubarok dengan MWCNU Pasawahan dalam acara ini adalah bukti konkret bahwa sinergi antara ulama, santri, dan struktural NU di Kuningan sangat solid dan siap menghadapi tantangan zaman.”ujar pak kiyai (19/7/2026).
Dampak dan Harapan ke Depan disampaikan ketua yayasan Tuftah Nurul Ghina Pondok Pesantren Talaga Bogo Daar El – Mubarok, Bapak Jarman
“Melalui momentum haul dan pertemuan raya (Yamaul Ijtima) ini, MWCNU Kecamatan Pasawahan dan Ponpes Darul Mubarok berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi nyata di bidang keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Dan dapat semakin berkembangnya pondok pesantren Pusat Talaga Bogo Darul Mubarok dengan mendapatkan kepercayaan dan amanah dari seluruh pihak orang tua untuk menitipkan anak – anak mereka untuk menempuh ilmu pendidikan agama Islam di pesantren kami, sehingga semua cita-cita luhur kami dalam mengembangkan dan mengajarkan ilmu pendidikan agama Islam dapat terwujud dan tercapai.” jelaskan ketua yayasan
Kerumunan massa yang tertib dan penuh antusiasme ini juga mengirimkan pesan kuat bahwa Nahdlatul Ulama di Kabupaten Kuningan terus bertumbuh, mengakar, dan kokoh tak tergoyahkan.(Red)
