Pertanyakan Transparansi Modal Rp270 Juta dan Kematian Domba, BUMDes Jalaksana Sebut Perlu Tinjau Ulang RAB

Pertanyakan Transparansi Modal Rp270 Juta dan Kematian Domba, BUMDes Jalaksana Sebut Perlu Tinjau Ulang RAB

Spread the love

 

KUNINGAN – Khatulistiwatipikor.com

Sabtu 8 Juli 2026. Jajaran direksi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jalaksana belum dapat memberikan jawaban pasti terkait sejumlah pertanyaan kritis yang dilayangkan oleh awak media mengenai pengelolaan penyertaan modal usaha peternakan domba Garut sebesar Rp270 juta.

Dalam konfirmasi melalui pesan singkat chat WhatsApp yang dilakukan oleh tim media, pihak Direktur BUMDes Jalaksana menyatakan belum bisa memaparkan rincian teknis maupun angka pasti. Pihaknya berdalih sedang diluar dan perlu melakukan peninjauan kembali (review) terhadap dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelum memberikan klarifikasi resmi kepada publik.(8/8/2026).

Sejumlah poin penting yang dipertanyakan oleh tim media namun belum mendapat jawaban mendetail dari BUMDes Jalaksana meliputi:

PENGADAAN TERNAK

Harga beli dan spesifikasi.Rincian harga rata-rata per ekor untuk 65 ekor domba Garut beserta spesifikasi bobot, umur, dan ras (murni/persilangan) yang tertuang dalam kontrak.

ALOKASI ANGGARAN

Nominal pasti yang diserap khusus untuk pembelian 65 ekor domba dari total modal Rp270 juta.

KLAUSUL GARANSI dan ASURANSI

Cakupan biaya transportasi, asuransi, dan garansi kematian masa karantina dalam kontrak, serta alasan mengapa kematian 10 ekor domba tidak ter-cover oleh garansi.

PEMBANGUNAN dan SPESIFIKASI KANDANG

Total anggaran kandang. Besaran modal yang dialokasikan khusus untuk pembangunan fisik kandang dan fasilitas pendukung.

Spesifikasi teknis dan kelaikan. Detail ukuran luas, kapasitas ideal, material, sistem panggung, sirkulasi udara, sanitasi, hingga fasilitas karantina sebelum ternak masuk.

Mekanisme pengerjaan. Kepastian apakah pembangunan fisik dilakukan secara swakelola warga setempat atau menggunakan kontraktor pihak ketiga, berikut proses penentuan pelaksananya.

Peralatan pendukung. Keberadaan alat pengolahan pakan (mesin chopper, wadah fermentasi, dan gudang pakan) dalam struktur anggaran.

TRANSPARANSI TRANSMISI MODAL dan MITIGASI RISIKO

Rincian persentase modal. Breakdown persentase alokasi dana Rp270 juta untuk pembangunan kandang, belanja domba, operasional/pakan awal, dan dana cadangan kesehatan.

Dana darurat. Evaluasi terkait lemahnya dana cadangan operasional dalam memitigasi risiko kematian ternak pada masa adaptasi awal.

Hingga rilis ini diterbitkan, tim media masih menunggu ketersediaan waktu dari pihak Direktur dan pengurus BUMDes Jalaksana untuk membuka dokumen RAB secara transparan demi menjawab keresahan publik dan memastikan akuntabilitas pengelolaan dana desa.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *