KUNINGAN – Khatulistiwatipikor.com
Warga belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Misbah Kecamatan Cidahu sukses mencuri perhatian dalam ajang Kemah Bhakti Pramuka Pendidikan Kesetaraan Kabupaten Kuningan 2026. Menampilkan atraksi barongsai yang memukau, mereka membuktikan bahwa jalur pendidikan kesetaraan mampu melahirkan generasi yang mandiri, berprestasi, dan berbakat.(5/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada 2–6 September 2026 ini dibuka secara resmi sebagai wadah pembentukan karakter dan kemandirian bagi warga belajar di seluruh Kabupaten Kuningan. Di tengah riuk pikuk kegiatan pramuka, aksi ketangkasan dan harmonisasi gerak tim barongsai PKBM Al-Misbah menjadi salah satu penampil terbaik yang mengundang decak kagum para peserta dan tamu undangan.
Penampilan tersebut menegaskan bahwa pendidikan kesetaraan (Paket A, B, dan C) bukan sekadar tempat menimba ilmu akademik dasar, melainkan juga ruang seluas-luasnya untuk mengasah potensi diri dan keterampilan khusus (skill).
POIN KUNCI KEBERHASILAN WARGA BELAJAR PKBM Al-Misbah
Pembuktian potensi diri, mematahkan anggapan negatif terhadap pendidikan nonformal dengan memperlihatkan daya saing dan keahlian tingkat tinggi.
Karakter mandiri dan disiplin, seni barongsai membutuhkan latihan fisik ketat, fokus, dan kerja sama tim yang solid—faktor utama pembentuk mental mandiri.
Inklusivitas bakat, menunjukkan bahwa setiap warga belajar memiliki kesempatan yang sama untuk mengaktualisasikan keahlian unik di panggung publik.
Melalui momentum kemah Bhakti Pramuka 2026 ini, PKBM Al-Misbah berhasil mengirimkan pesan kuat kepada masyarakat luas,batasan sistem pendidikan tidak pernah menghalangi seseorang untuk tumbuh, berprestasi, dan siap menjadi bagian dari masyarakat yang mandiri serta berdaya saing.(red)
