KUNINGAN – Khatulistiwatipikor.com
Selasa 18 Agustus 2026. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Desa Tajurbuntu, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Senin malam (17/8/2026). Warga setempat menggelar dua perayaan bersejarah secara bersamaan di Lapangan Voli Desa Tajurbuntu, yakni Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiulawal 1448 Hijriah dan tradisi adat Sedekah Desa (Babarit).
Pelaksanaan dua agenda besar yang bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi simbol keharmonisan antara nilai-nilai keagamaan, kearifan lokal, dan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Masyarakat dari berbagai kalangan tampak memadati area lapangan sejak awal acara. Rangkaian perayaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan selawat nabi, lalu dilanjutkan dengan prosesi adat Babarit sebagai wujud rasa syukur atas kelimpahan hasil bumi dan keselamatan warga desa.

HARMONIAGAMA ADAT dan KEBANGSAAN
Pj.Kepala Desa Tajurbuntu, Tatang Sumiarsa menyatakan bahwa penggabungan momen Maulid Nabi dan Sedekah Desa pada malam 17 Agustus ini memberikan kesan yang sangat mendalam bagi seluruh warga.
“Malam ini kita tidak hanya meneladani akhlak Rasulullah dan mendoakan keberkahan untuk desa melalui Babarit, tetapi juga merayakan kemerdekaan bangsa. Ini adalah wujud persatuan warga Tajurbuntu untuk terus merawat tradisi dan memperkuat iman,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.(17/8/2026).
Acara dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan dan doa bersama untuk kesejahteraan Desa Tajurbuntu serta keutuhan NKRI. Rangkaian kegiatan ditutup dengan tradisi ramah tamah dan makan bersama, di mana warga menikmati hidangan tumpeng serta tumpukan hasil bumi yang dibawa dari masing-masing RT.
Melalui kegiatan terpadu ini, Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat Tajurbuntu berharap nilai gotong royong, solidaritas, dan rasa syukur warga dapat terus terjaga hingga generasi mendatang.(red)
